Khansa dan ocehan-nya

“Kk ini kacamata”

“macatana”

“Bukan sayang. Ka-ca-ma-ta”

“maacaatanaaa”

Aih2.. usia-nya sudah hampir 2tahun 6bulan, tapi masih saja sulit merapalkan kata2 dgn lancar. Jika diajak mengobrol oleh teman2 seumurannya-pun, khansa lebih sering mengoceh tak jelas. Kadang sambil menunjuk2 seolah2 temannya tersebut mengerti. Sedang di hadapan teman2 sy, kebanyakan mereka menggaruk2 kepala tanda tak mengerti dgn maksud sulung sy itu. Dan khansa akan tetap berceloteh semau-nya.

Banyak yg mengira sy kurang menstimulasi-nya. Namun setelah mengevaluasi kembali, sy pikir, sy tak kurang menstimulasi-nya. Di setiap kesempatan sy ajak untuk mengobrol, menjelaskan sebuah benda, membacakan buku. Dan tetap sj khansa masih setia dengan celotehan tak jelas jika hendak mengobrol.

Ada beberapa kata yang sudah dipahami-nya, seperti anda(yanda), unda(bunda), adek, aka(makan), anu’(minum), pipis, ee’, pisang, appu(apel), baju, celana, dan banyak lainnya. Tapi jika sudah mulai menyampaikan maksud-nya, sejumlah rentetan kata kembali tak jelas terdengar.

“Ma celana” –maksudnya mana celana?”

“Coba nak, ma-na ce-la-na”

“Ma celana”. –toeng-

Oya, sy juga masih ingat dgn kata pertama-nya. “Susu” bukan “cucu”. Yah, lafal jelas, tak cadel sama sekali. Atas ingatan itu-lah sy coba menghibur diri, bisa jadi memang khansa lemah dalam menuturkan banyak kata sekaligus tapi secara lafal-nya insyaALLAH baik.

Meski belum berkomunikasi lancer, di usia 2tahun-nya, khansa juga telah mampu melafalkan angka 1 hingga 10 dengan jelas, menunjuk angka lalu menyebutnya dengan tepat. Hal tersebut tak pernah sy ajari, hanya membebaskannya dengan beberapa dvd2 edukasi kesayangannya. AlhamduliLlah, lambat dalam hal berkomunikasi, tapi lancar dalam hal lain.

Sebagai bunda, sebisa mungkin sy tak membebani-nya dgn harapan2 yg memburu-ny untuk segera mampu lancar berkomunikasi, sama layak-nya dgn teman seusia-nya. Jangankan dgn teman, bahkan dgn adek-nya, jelas dia berbeda.

Tapi di malam ini, bersama suami sy bener2 kaget dgn kata yg keluar dari mulut khansa. Adik-nya terjatuh dari tempat tidur. Dengan spontan khansa berujar “Gak apa2 nak”.. *tepok-jidat*

*also posted at http://deen.co.nr 

 

One response to this post.

  1. wah nama anak kita sama khansa😀. umur 2 tahun pasti sudah lucu2nya ..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s