Khansa Dhira Mani’ah – 2thn 2bln 21hr –

khansa 2yLahir 10 oktober 2010. Tanggal cantik kata orang. Triple 10. Namun bagi sy,  lebih kepada sebagai hari bersejarah seumur sy hidup. Turunnya tampuk amanah besar dari langit yang di”meriah”kan lebih dulu pada sakit berjam2. Payah tidak tertahankan, seolah2 tubuh hendak pecah lantak menahannya. Pfiuh.. sungguh mulia Rasul menaruh Syurga pada telapak setiap kaki Ibu.

Dan pada akhirnya di pagi cerah itu, 07.15 Manado, sy terlahir kembali pada geliat predikat baru sebagai Ibunda. Ibunda dari seorang Khansa Dhira Mani’ah.

Khansa ialah seorang shahabiyyah teladan sy. Ummu Syuhada yg mengantarkan putra2nya menjadi syahid di jalan jihad, juga seorang penyair perempuan di jaman Rasul.

Dhira sebagai salah satu bintang di rasi bintang Libra. Nama Ayahandanya.

Mani’ah berarti mulia lagi kuat.

Khansa Dhira Mani’ah. Sebaris doa kami, selaksa harapan tanpa henti.

Kini usia-nya masuk 2tahun 3bulan. Berat badan tak lebih dari 12kg, tapi gesit jangan ditanya.  Entah berapa kali Khansa pernah duduk asyik di atas meja membelakangi bibir meja. Dan slama itu sy harus memekik kuat, sambil langsung menggotongnya turun dari meja.

Jika ditanya kenapa berat-nya kurang?. Iya, Khansa-ku memang tidak begitu kuat makan seperti adik-nya. Minum air putih-nya juga jarang, mungkin ini yang buat Khansa tak terlalu montok seperti anak2 lainnya. Tapi biarlah, selama dalam pengamatan sy Khansa tidak kekurangan gizi hingga sakit2an, cukuplah sy tenang karenanya. Tentu sambil terus memotivasi-nya untuk banyak makan.

Rambut hitam, tebal. Panjang sebahu, dengan ujung berombak. Kalau urusan ini sy dan suami suka sekali mengaku2, bahwa rambut Khansa turunan dari bunda or yhanda-nya. Hehe.

 Di usia-nya, Khansa termasuk telat bicara fasih. Meski sudah pandai berhitung, tapi diajak bicara masih seperti mengoceh sj. Sering kali sy dianggap kurang menstimulasi Khansa untuk bercakap2, padahal ??.. Ya masa iya, Bunda-ny bawel gini-pun, hampir setiap hari juga tak jemu membacakan buku untuknya.

Urusan ini-pun sy tak juga terlalu ambil pusing, dalam beberapa hal Khansa banyak cepat tanggap. Sudah bisa buang sampah sendiri, simpan baju kotor pada tempat-nya, mengambil kacamata yg tergeletak, hingga membawakan piring kotor ke dapur.

 Jika diajak jalan2, Khansa sudah emoh dipegang. Melenggang sendiri. Pernah sekali sy dan yhandanya sengaja bersembunyi seolah2 dia kehilangan kami. Tapi olala, dia malah asyik saja dengan lenggangannya, rusuh dengan setiap hal yang dia temui. Justru sy yg menarik urat berteriak di tengah keramaian, gregetan mau borgol tangannya ke tangan sy.

 Bagi sy,  setiap anak itu berbeda. Beda orang tua, beda pola asuh, beda gen, beda rumah, beda lingkungan, dll. Hal yg terus sy ingatkan pada diri untuk tidak pernah membandingkannya dengan siapa-pun bahkan dengan adiknya skalipun.

 Oya, terhadap adiknya, Khansa tumbuh cepat dewasa di usia-nya. Bagaimana tidak, di usia 1tahun 1bulan, ALLAH sudah mempercayainya menjadi kakak. Dan karenanya, di usia hari ini, Khansa seolah2 sudah menjadi asisten Bunda untuk urusan si adik. Pandai mengambil popok adiknya, mengabari jika adiknya pup, berbagi makanan, menyuruh adik masuk kamar jika sudah waktu tidur tiba.

….

*last day in 2012..menodong jari untuk bergerak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s