Mengenang buku favorit pertama

Sewaktu kecil. Setelah nama anggota keluarga, sy hanya mengingat nama seorang penulis yang tercetak di sampul buku dongeng menjelang tidur milik sy. Adalah Enid Blyton, seorang penulis buku dongeng anak2 yang akhirnya buat sy cinta mati dengan baca. Lewat buku karangan dongeng menjelang tidurnya, sy tak henti2nya membaca. Entah sudah berapa kali buku tersebut terbaca, hingga jilidannya harus rela sy isolasi dengan tidak rapi agar tidak terlepas2.

Saking suka dengan tulisan2nya, sy memberi vonis, bahwa penulis buku anak terbaik hanya dia. Sy tidak tahu prestasi menulisnya seperti apa, bahkan mengetahui bahwa seorang Enid adalah perempuan-pun baru hari ini.. hehehe.

Berlangganan majalah Bobo, juga menjadi rengekan terlawas di hadapan orang tua sy tiap bulannya. Ketika mereka keluar rumah, tak lupa menitipkan pesan agar kiranya mereka singgah ke pasar senen untuk membeli buku dongeng bekas. Hingga jadilah bertumpuk2 buku dongeng di rak buku. Setiap keluarga kami berpindah2 rumah, maka harta berharga yang paling sy awasi adalah tumpukan buku dongeng tersebut.

Sayang skali, entah karena apa, sy jadi kurang mawas ketika buku2 dongeng itu malah berakhir di tungku perapian oleh nenek sy yg dijadikan bahan bakar untuk memasak saat beliau malas mencari kayu bakar. (hiks..tragis banget kan?..).

Agaknya obsesi sy dengan tumpukan buku menjadi obsesi yang tak terkendali. Hal ini dibuktikan dengan berkali2 sy mengeluarkan buku dongeng dari perpustakaan SD sy yang memang tak terawat, tanpa sepengetahuan petugasnya. Mudah sekali saat itu mengeluarkan buku dengan menyembunyikannya di balik seragam, lalu bersorak girang ketika semua edisi buku dongeng rampung sy “aman”kan dari rak perpus ke rak rumah. Yeah, I stolen them *well, ini salah satu pengakuan dosa atawa aib sy,😀, sungguh sangat tidak terpuji utk ditiru apalagi digosipkan -halaaah..ngeseleb-mode-on*. Meski tidak banyak, tapi kelakuan ini sy lakukan hanya demi memuaskan nafsu baca. Barang haram memang tidak akan panjang umurnya, smua buku itu-pun juga berakhir di tungku bakar nenek.. huhuhu..

Klopun ada yang tersisa dari sekian banyak buku dongeng. Maka dongeng menjelang tidur karya Enid Blyton-lah yang tersisa, dan kini telah terwariskan kepada adik bungsu sy. Dan kini, sy masih suka membaca, syukur alhamduliLlah sy juga sudah meninggalkan kebiasaan buruk  untuk  melakukan hal buruk sejenis itu pada apapun.. ^_^v.

Ada yang ingatkah buku favorit-nya pertama kali?.

2 responses to this post.

  1. yg sy ingat, buku cerita pertama yg menantang untuk dibaca waktu masih kecil itu Lima Sekawan. petualangan 3 besodara plus sepupunya satu orang dan satu anjingnya rasanya kek awesome *waktu itu😀
    tapi sekarang banyak yg lebih bagus lagi. Lima sekawan malah nda pernah dilirik lagi kalo ke Gramed ^^

    Reply

  2. Posted by steven on January 20, 2013 at 4:00 am

    Buku cerita favorit saya adalah kumpulan dongeng menjelang tidur. Favorit bukan karena buku itu yang paling menarik ceritanya atau yang paling pertama saya miliki, tapi karena buku itu adalah satu-satunya yang dipinjamkan oleh ibu saya (tanpa sepengetahuan saya) kepada seorang anak (yang sampai hari ini tidak saya kenal) yang datang bertamu bersama ibunya yang adalah teman ibu saya. Saya marah besar begitu tahu, dan ngambek berhari-hari sampai ibu saya berlangganan majalah bobo dan ananda sekaligus untuk menenangkan saya. Anak itu tidak pernah mengembalikannya kepada saya sampai hari ini, sehingga membuat saya terobsesi memiliki kembali buku itu. Setiap kali teringat akan buku itu, kemarahan masa kecil saya selalu berkobar kembali (aneh juga kalo dipikir-pikir, karena sebenarnya saya sudah tidak membutuhkan lagi buku itu). Yah, semacam dendam membara yang baru akan padam setelah saya memilikinya kembali.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s