[anekdot]bersin

Suatu ketika, sebuah kerajaan sedang mengadakan pertemuan besar bersama para rakyatnya. Mereka berkumpul dalam agenda pembahasan masalah besar. Saat agenda hendak dimulai, tiba-tiba di tengah keramaian rakyat berkumpul, terdengar suara bersin. Cukup besar bunyi bersinnya, hingga membuat sang raja merasa perlu tahu siapa gerangan yg bersin tadi.

“Siapa yg bersin ?”

Semua diam. Tak seorang pun yg mengaku. Sang Raja lantas memberi isyarat kepada pengawal-pengawalnya yg berdiri di belakang rakyat hanya dengan kerlingan mata. Dalam waktu kurang 5 detik pengawal yg dibekali oleh senjata senapan tersebutpun langsung menembak buta barisan belakang rakyat.

“Siapa yg bersin tadi!?”

Tetap masih belum ada yang mengaku. Para pengawalpun kembali men-“dor” barisan belakang rakyat yg berikutnya. Sunyi senyap. Ketakutan mulai menjadi mengatmosfir di ruang pertemuan tersebut.

“Siapa yang bersin tadi?.. mengaku saja..”

Rakyat yg berkumpul mulai cemas. Satu demi satu barisan dihabisi hanya karena ingin mencari pelaku yg bersin tadi.

Akhirnya, seorang pemuda dgn keringat yg basahi keningnya, gugup menaikkan tangannya.

“Ma..maa..maaf Yang Mulia, ssa..saaya yg bersin tadi..”

Sang Raja membalas..

“Yarhamukallah”

3 responses to this post.

  1. hanya karena bersin…???😦

    Reply

  2. barusanku gagap ketawa
    lucu sih
    tapi…

    Reply

  3. ha? parah banget tu Raja.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s