Suster Apung

Sy telat mengetahui sosok satu ini, Suster Apung, Andi Rabiah. Suster ini adalah peraih dari Eagle Award 2006 lewat kisahnya yang di angkat menjadi sebuah film dokumenter, atas pengabdiannya pada masyarakat. Hampir 29 tahun mengarungi samudera untuk berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya, demi para pasiennya yang terus membutuhkan penanganan secara medis darinya. Menerjang deru ombak, angin kencang yang menarik2 kerudungnya, air laut yang menerjang masuk ke kapal, membuat sy terperangah, betapa perkasanya perempuan satu ini. Bertaruh mati agar tergenapi harapan bahwa pasien di ujung pulau sana dapat segera sehat dengan obat-obatan yang dikantunginya.

Rabiah lebih memilih untuk tinggal di pulau, karena dengan tinggal di pulau, jasa-jasanya mungkin lebih dibutuhkan ketimbang tinggal di kota. Pernah didera ujian dimana kapalnya hancur karena diterjang ombak dahsyat dan harus terdampar di karang selama 7 hari, sebelum akhirnya bantuan dari dusun menjemputnya. Setelah itu, Rabiah kembali berlayar mengarungi lautan, menunjukkan keloyalitasnnya pada profesinya sebagai seorang suster.

Pasiennya yang tersebar di 25 pulau sekitar laut flores, laut jawa dan selat makassar tentu merasa bangga memiliki seorang suster baik hati ini.

Pelayanannya kepada masyarakat sungguh luar biasa, saat banyak orang bicara mengeluh menyoal hak dan kewajiban, apa yang pantas diberi dan diterima, ternyata ada seorang yang merasa, yang perlu diterimanya ialah bahagia dengan apa yang baru sj dilakukanya, tak soal lainnya. Sebuah dedikasi yang masih sangat mahal.

Lagi-lagi sy belajar dari orang sederhana yang melakukan hal luar biasa.

7 responses to this post.

  1. Subhanallah…

    Sayang saya blom melihat film nya di Metro…

    Reply

  2. Astaga deen..
    napa nah telat…
    padahal satu kampungmu itu di pangkep…
    ck ck ck
    hehehe

    Reply

  3. Hikmah bisa datang kapan saja, asal manusia mau berpikir tentang kehidupan…

    met belajar…

    Reply

  4. yupz.. saya dulu pernah nonton filmnya.. kan ibu Rabiah juga pernah diundang ke Kick Andy loh mbak.. bener2 mengharukan..

    Ada yang bilang, laki-laki itu seperti kayu, jika diberi beban diatasnya, tidak lama dia akan patah juga..
    Tapi perempuan, seperti rotan, jika diberi beban diatasnya, dia akan melengkung, dan terus melengkung..

    Reply

  5. kalo mau download film nya caranya gimana

    Reply

  6. Posted by erik on December 15, 2009 at 11:56 am

    gue kagum banget ma bu Rabiah atas dedikasinya jadi seorang perawat

    Reply

  7. Sama nich belom nonton film lengkapnya.Orang macam Beliau ini yang lebih patut dihargai daripada orang2 yang banyak cakap tapi pengorbanannya nol besar.indonesia membutuhkan orang orang macam beliau…..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s