Perempuan perantau

Bukan cita-cita ingin jadi buruh

Dihempas ke sana kemari

Tidur di tikar kotor

Dipandang dari sudut zhahir

 

Bukan pilihan tinggalkan dapur sendiri

Juga biarkan ananda mengisak di halaman rumah

 

Sungguh, jangan pikir ini sebuah pilihan


3 responses to this post.

  1. ada apa ? kayaknya kok sedih ya….

    ingat, hidup itu perlu merantau…

    anak panah nggak akan sampai ke sasaran kalo tidak meninggalkan busurnya.

    SEMANGAT !!!!

    deen : makasih k, tp nd sedih kok..bener g sedih..

    Reply

  2. apa ji pale’ klo bukan pilihan..
    sekali lagi itu tetap pilihan…😀

    deen : iya2,tp ceritanya bede ini suaranya para TKW yg jadi tulang punggung keluarganya.. ceritanya bede :p

    Reply

  3. hwakakakak…
    sy TKW bukan yaa klo merantau lg?
    huekekeke….
    prnh bc rd postingan kang agah yg ini:

    Pergilah merantau untuk mencari kemuliaan karena dalam perjalanan itu ada lima kegunaan, yaitu: menghilangkan kesedihan, mendapatkan penghidupan, mendapatkan ilmu, mengagungkan jiwa, dan dapat bergaul dengan orang banyak. (Imam Syafi’i)

    keren kan… /(^_^)\

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s