SMS Resah

sms.jpg

”Enth knp tiba2 ***** mlm tadi kpkrn ttg suami nanti orgnya bgmn y? Org spt apa yg sebaiknya jd pndampg hdp: ( aneh ya. Mlh kdg terfikr, emang ada yg mau gt kalo sifat dn sikap spt ini y? Mlh kdg terlnts pemikirn wah jangan2 gk ada jodohnya ni.. Salah y deen? Pokoknya tiba2 aja kepikrn”

Sebuah sms menggetarkan hp sy saat mata lagi berisitirahat sejenak. Sebuah senyum ketika membacanya. Ada helaan napas. Ah, seorang saudariku sedang meresahkan soalan itu .

”4W1 Syng *****, DIA mnymatkn kresahn itu kdada *****. Siapapn dia, dia adlh cerminan kta. Jk 4W1 tlah smatkan resah itu, pantskah kta mengluh, mratap diri?Slamat mngumplkn bekal ukh, stiap tahap ada masax.: ). Anti ttp pcaya jaminan DIA bkn?: )”, balas sy..

Hp sy pun berteriak nyaring, kali ini panggilan darinya. Bicara soal penantian, bicara soal bbrp kekuatiran, hmm..intinya bicara soal resah itu. Ya, resah seorang hamba yg dititipi fitrah untuk menggenapkan diennya.

Sgala penantian ini ialah skenario dariNYA, penantian spt ini adalah momen berharga yang tak smua diberi olehNYA, momen mempenyiapkan diri dengan sebaik2 bekal.

Bekal yang akhirnya akan mempersilahkan diri untuk diberi predikat ”istri”, mendayuh biduk rumah tangga semata2 untuk mencari ridhoNYA.

Dia banyak bicara ttg dirinya, mungkinkah ada seorang yg meraih tangannya dengan sgala karakternya, plus membandingkan dirinya dgn karakter2 yg dinilainya lebih ”perempuan”.

Ah, sisterku, jangan berubah..jangan rubah dirimu sedemikian rupa, hingga sy kehilanganmu.

Jangan berubah jika itu bukan karena kecintaanmu padaNYA.

Sungguh, jangan berubah karena makhluk.

Niscaya sementara, dan hanya berbuah penyakit hati.

Be your self-lah.

Siapa pun dia, dia akan sama uniknya denganmu, dia adalah pantulan dari cermin berhiasmu. Wallahu’Alam.

……………

Hehehe, sy kok jadi sok pinter ngomong gene yak..


Sebenernya ini bukan bidang sy, tp yah gtu deh.. yg namanya resah saat usia masuk siap nikah. Demikian sayangnya Allah pada hambanya, dikirimnya rasa2 tak nyaman ketika ditanyai perihal kapan dan kapan.

Ada yg sy yakini, bahwa Allah takkan pernah menukar2 jodoh seseorang.

Resah itu akan terus mengekorimu sist, terus dan terus, hingga masanya tiba. Mari mulai berikhtiar.😉. Yuuuu..

*di suatu pagi, ku lihat mentari dan dia berkata ”Pagi deen, slamat menghitung diri, tak pantas resah jika tak disertai menghitung diri. Hitung dirimu, bermuhasabahlah..!”

9 responses to this post.

  1. hei2 …met puasa…blogwalking ka’ di siang bolong :d

    Reply

  2. “Ada yg sy yakini, bahwa Allah takkan pernah menukar2 jodoh seseorang”

    hmm bgitu ya deen?

    hi3 klo soal jodoh mah gw lepas deh.. go woth the flow aja😛

    Reply

  3. 4W1 ?
    saya tadinya membaca ini Awi…
    langsung senyum2 nakal…he2, tp kemudian sa betulkan sendiri cara nbaca ku, secara itu bahasa tulisan sms…:)

    yang paling penting buat saya sekarang, adalah bagemana menjadi kekasih Allah

    Reply

  4. @Nhie : weyy, yg silahturahim ke rumah deen, silahkan duduk Nhie, maaf nah, nd ada acara makang2, duduk kering2 sj mo nah..nah..nah..hehehe :p

    @Chie : Siapapun dia, dia adalah pilihan yg terbaik utk diri, apalagi dgn ikhtiar, doa dan tawakkal terbaik padaNYA🙂.

    @Daeng Rusle : Hehehe, Daeng kangen ma k’awi nih :p, mo deen sampekan kah salamta’ kah?😀.
    Stiap hari adalah perjalanan mencinta dan dicintaNYA.
    Stiap helaan nafas adalah belai mesraNYA untuk diri
    Iye daeng, stiap detak jantung ini adalah belajar bagaimana menjadi kekasihNYA, menjadi Khairu Ummah-NYA..^_^. makasih

    Reply

  5. sa suka baca postingan ta’ yang ini🙂
    yah.. secara… hati mulai resah
    eh salah, sa suka baca smua postingan ta’
    selalu ada yang bisa ‘diambil’

    -jangan berubah karena makhluk-
    tersummon sama kata2 yang ini🙂
    klo berubahnya ke arah yang lebih baik?😀
    hehehehhe bukanji cari pembenaran ganG

    Reply

  6. @Na : Hehehe, ada mi sede’ saudariku yg resah soal itu. :p, kykny perlu penanganan khusus di’? Nanie, bikin lembaganya yuks ;))

    klo berubahnya ke arah yang lebih baik? -> makhluk-kan cmn medianya, yg jelas orientasinya😉

    Reply

  7. assalamu alaikum deen…
    postingan ta yang ini menyentuhku…mirip2 soalnya dengan kasusku..hehe…:)
    kata2 “Ada yg sy yakini, bahwa Allah takkan pernah menukar2 jodoh seseorang” memberi semangat baru buatku…makasih ya deen…

    Reply

  8. @Nhiya : Wa’alaykum salam wr.wb.
    mirip dgn kasusta’ yah?..hmm..tampaknya resah2 spt ini merajalela y kak?hehehe.. kapan2 posting soalan resah lg ah.. (^_^)V

    Reply

  9. assalamu’alaikum deen

    Wah2x…pintar kali anak ini menulis kata-kata, jd penulis aj deen.

    Koq aku udah merasakan hal yang sama ya, kayak kamu. Padahal usiaku masih muda banget😛

    ^ ^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s