Kasih Sayang Ayah

Sy menatap tangan kecil itu bertumpu pada tangan besar Ayahnya. Suatu perbedaan yg mencolok. Sangat rapuh dan sangat kuat. Sang Ayah berbadan besar tegap, rambut hampir gondrong dan kumis yg cukup lebat. Sangar, itu pendapat sy.

Angkot yg kami naiki tiba2 melejitkan kecepatannya, sang Ayah langsung berteriak lantang menegur supir. Benar, beliau emang sangar. Supir pun langsung memelankan kecepatannya.

Tak lama, sang Ayah, berbisik lembut pada anaknya untuk membangunkannya. Berbisik-bisik di telinga putranya, pelan, penuh lembut. Sy bingung..”Heyy, kemana sangarnya sang Ayah yg tadi?

Apakah karena kerapuhan sang Anak?, ketidak berdayaan dari jari2 kecil sang Anak yg menggamit jarinya?. Ato karena basah keringat sang Anak yg sejukkan hatinya?.

Emang dahsyat yah kasih sayang itu, hati yang panaspun seketika dapat mereda tersapu salju2 yang dingin.

3 responses to this post.

  1. Posted by kang_agah on June 27, 2007 at 1:10 pm

    salam buat si bapak
    dari agah dragon hehehe…

    Reply

  2. Posted by Munawir on June 29, 2007 at 1:44 am

    hmmm jadi ingat iklannya U MILD…!!!

    /*nda nyambung

    Reply

  3. Posted by deen on June 29, 2007 at 2:24 am

    @Kang Agah : nitip salam buat si Ayah?, iya deh, nanti klo deen ketemu lagi dan saat moodnya baek, soalny nyeremin gtu orangnya..takut..hehehe

    *Awi : U MILD ..?..yg si ringgo?..mdedeh, lewat mi masamu… gih sono cari kontrakan😛

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s