Futur?.Sodaranya fatur bukan.??.(^o^)

……>Deen, lagi futur nih..:D
Sebuah comment yang tiba2 tampil dari sederet pernyataan tmn deen, saat chat dgnnya..Futur?.. tiba2 deen mengevaluasi diri..adakah diri ini juga sedang futur?Futur.?Yang kurang lebih definisinya ’sedang turunnya iman’. Yup..itulah iman, seumpama gelombang laut, ada kala pasang, ada kala surut, kadang begitu tenang namun kadang begitu menakutkan.beriak-riak pula.
Futur..Yang dulunya tilawah selembar 2 lembar, kini satu ayatpun terlewatkan.
Futur..Bibir yang biasa basah karena dzikir, kini lebih banyak terbahak2.
Futur..Yang dulunya berwajah ceria, kini dzalim dengan memasamkan wajah.
Futur..Yang dulu sepertiga akhir malamnya diisi dgn munajat, kini lelap dengan buaian mimpi semu.
Futur..Yang dulu melihat segala sesuatunya dengan bijak, kini dengan keluh.
Futur..futur..futur…
Deen masih inget, saat kul tepatnya upgrading di salah satu suatu kepanitiaan kampus. Instruktur upgrading tsb, mematerikan turun naiknya motivasi. Beliau mengilustrasikan dengan menggambarkan 2 gelombang dengan satu puncak yang berada lebih tinggi dari puncak sebelumnya. Beliau katakan, “ketika motivasi turun”,dengan menggerak2an spidolnya pada lengkungan cekung antara dua puncak tersebut,”inilah tahap motivasi anda sedang turun” lanjutnya,”jika anda menyadarinya, inilah saat terbaik untuk melejitkan motivasi, bukan mengembalikannya”, dengan menaikkan ujung spidolnya dengan cepat ke atas puncak.
Yup..seperti itulah iman. dan lengkung antara 2 puncak tersebut adalah Futur. Jika instruktur tersebut bilang itu saat terbaik untuk melejitkan motivasi atau dalam hal ini iman, kenapa harus begitu kalang kabut menghadapi futur, hingga lupa dengan langkah apa yg harus diambil.Rabb, paling pandai dengan kondisi hati ini. Kapan Dia menginginkan menurunkan iman ini.. untuk kembali kita sadari untuk kembali pada-Nya. Futurkah kita?..klo ya..saatnya untuk menunduk dan memungut istiqomah yang sempat berserakan kemana2.

Rabbana Maa Khalaqta Hadzaa Baathila..YaRabb, tidaklah semua Engkau ciptakan dengan sia-sia(trims we, bwt sms tausyiahnya)
My first posting, bwt salah satu sohib deen..Galih Ratriningrum..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s