Mungkin sedikit bahagia terkecap dari semaian
sedang begitu banyak rajukan terlantak dari gemuruh emosi ini.
Berlandai masa sudah terlangkah
Sedang ajar tak lebih dari huruf Alif dan A
Sungguh,
demikian sedikit khidmah yang terhitung oleh malaikat
dari titel istri bersandang
Pada kelebat bayang malam
Bahkan dalam gigil dingin menukik
Tak jua kucapai secuil purna kasih
mencontoh hangat peluk Siti Khadijah pada imam-NYA, RasuluLlah SAW
Entah..entah..entah
Apa kelayakan
istri shalihah kelak dapat teraih
Dari rasa itu..
Kali ini kefitrahanku sebagai makmum
kembali mencabik sgala ingin dangkal
Tak pantas diri banyak meminta
kala sedikit beri yang tertuah
dari sebuah bentuk kerap terus kuagungkan depan-nya : Cinta
*dedicated only for my lovely husband ..”Skali lagi, uhibbuka FiLlah.”















Posted by july on February 7, 2011 at 7:02 am
mba, sy suka baca2 tulisan mba..
sebagai seorang istri, yg mba alami, pernah sy alami pula..
kalau boleh, sy izin copas puisinya untuk fb saya ya..
terima kasih